Assalamualaikum teman-teman..
Pembahasan kali ini adalah mengenai cara mendapatkan order pada perusahaan trading. Didalam mendapatkan order diperusahaan trading ada beberapa cara yaitu :
1. Mengikuti tender
2. Tunjuk Langsung
3. Tidak melalui tender ataupun tunjuk langsung
Dalam pembahasan ini saya akan membahas cara yang ke 3. yaitu tidak melalui tender ataupun tunjuk langsung
Pertama sekali perusahaan trading harus mempunyai produk yang akan ditawar, boleh ada di gudang mereka atau pun di gudang produsen yang memberikan dukungan untuk dijualkan produk mereka, kemudian produk ini melalui marketing akan di pasarkan.
Banyak sekali kiat dari marketing dalam memasarkan produk, diantaranya :
1. Langsung promo ke end user/ customer / konsumen.
Biasanya kalau end user sudah kita kenal dapat dihubungi langsung dan minta waktu ketemu untuk untuk dapat menawarkan produk tersebut
2. Melalui email.
Kalau belum kenal dapat memperkenalkan diri dan produk melalui email dan meminta kesempatan untuk bisa mempresentasikan produk.
Kalau end user di luar negeri maka otomatis lewat email.
Jika end user tertarik dan membutuhkan produk yang ditawarkan maka end user akan mengeluarkan Surat Permintaan Penawaran Harga (SPPH) / Request For Quotation (RFQ) / Inquiry. Penamaan ini tergantung dari istilah perusahaan masing-masing
Bentuk RFQ ini bermacam-macam dari setiap perusahaan, ada yang hanya minta penawaran dengan email tanpa ada form ada juga yang resmi didalam sebuah form dan diatas kops surat perusahaan.
Adapun yang harus tercantum didalam RFQ ini adalah :
1. Nama barang
2. Spesifikasi Barang
3. Quantity yang di minta
4. Waktu penerimaan barang
5. Sistem Pembayaran
6. Syarat penerimaan barang
7. Dan lainnya sesuai dengan kebutuhan dari end user
Salah satu contoh Form RFQ
Begitu perusahaan trading menerima RFQ ini, maka mereka akan menerbitkan RFQ ke produsen sesuai dengan permintaan dari End User.
Setelah produsen menerima RFQ maka mereka akan menerbitkan Surat Penawaran Harga / Quotation ke perusahaan trading, perusahaan trading menerima penawaran dari produsen kemudian mengolah penawaran tersebut sebelum diterbitkankan penawaran harga ke end user.
Biasanya penawaran yang diterima itu akan di perhitungkan dulu biaya-biaya yang muncul, nilai pajak yang harus dikeluarkan dan margin / keuntungan yang di inginkan dari penjualan tersebut
Adapun yang harus diperhatikan dalam menerbitkan penawaran harga adalah :
1. Harga
Apakah masih dalam range harga pasar, kalau terlalu tinggi biasanya end user akan mengabaikan penawaran tersebut, begitu juga kalau terlalu rendah dikuatir qualitasnya tidak bagus
2. Spesifikasi barang
Apakah sudah sesuai dengan yang diminta end user
3. Quantity
Apakah daya supply dari produsen mencukupi dari permintaan end user
4. Waktu pengiriman
ketersediaan barang terhadap waktu yang diminta end user
5. Syarat penerimaan barang
Ada beberapa syarat peneriman barang yaitu :
A. Barang Transaksi Export :
1 Free On Board (FOB)
Yaitu perusahaan trading menanggung biaya pengiriman mulai dari gudang sampai kapal, ada 3 macam biaya yang akan muncul :
- Biaya angkut dari gudang ke mobil
- Biaya transportasi dari gudang ke pelabuhan (truck)
- Biaya bongkar muat di pelabuhan
2 Cost & Freight (CF)
Perusahaan trading menanggung biaya sampai pelabuhan penerima yang ditunjuk end user tidak termasuk asuransi
3. Cost, Insurance, Freight (CIF)
Perusahaan trading menanggung biaya sampai pelabuhan penerima yang ditunjuk end user termasuk asuransi
B Barang Transaksi Lokal
1. Free On Truck (FOT)
Biaya angkut ditanggung oleh perusahaan sampai barang diatas truck bisa di gudang mereka atau end user tergantung permintaan dalam RFQ apakah FOT gudang perusahaan trading atau gudang end user
2 Franco Kebun
Berarti biaya pengiriman barang ditanggung oleh perusahaan trading sampai di dalam gudang kebun end user.
6 Sistem pembayaran
Ada beberapa sistem pembayaran diantaranya :
1. Cash On Delivery (COD)
2. Cash Before Delivery (CBD)
3. 30 hari setelah barang diterima
dan masih ada beberapa lagi
Salah satu contoh Form Surat Penawaran Harga
Setelah Surat Penawaran Harga / Quotation diterima oleh end user maka akan terjadi negosiasi harga antara end user dengan perusahaan trading dan perusahaan trading ke produsen. setelah terjadi kesepakatan harga antara end user dan dan perusahaan trading begitu juga perusahaan trading dengan user maka diterbitkanlah Purchase Order (PO).
Untuk proses selanjutnya dari PO sampai Final transaksi teman-teman dapat lihat di Standard Operating Procedure. Untuk melihatnya dapat klik DISINI
Demikianlah pembahasan ini, untuk pembahasan dengan cara tender dan tunjuk langsung, dapat dilihat pada blog selanjutnya.
Semoga bermanfaat... dan terima kasih sudah membacanya 😊😊


