Assalamualaikum teman - teman, kali ini saya akan melanjutkan penjelasan Bagan Standard Operating Procedure di Perusahaan Trading, untuk melihat bagan lengkap klik DISINI. Pembahasan ini merupakan pembahasan terakhir dari Bagan tersebut
Dibawah ini adalah potongan Bagan Standard Operating Procedure mulai langkah 8 s/d 22.
Keterangan angka-angka bagan
Oh iya sebelum saya lanjutkan pembahasan ini perlu saya sampaikan bahwa dalam bagan ini saya tidak menjelaskan mengenai biaya-biaya pajak dan biaya - biaya lain yang timbul, karena saat melakukan pekerjaan ini, pajak dan keuangan tidak termasuk job description yang saya kerjakan.
8/9 Booking Vessel
Booking vessel adalah pemesanan kapal untuk membawa barang yang sudah disiapkan oleh prinsipal.
Jadi setelah ada pemberitahuan barang telah siap dari prinsipal ke PT, maka PT akan meminta No vessel ke Customer yang akan digunakan untuk menghubungi pelayaran dan mengeluarkan shipping instruction untuk pengambilan barang
10 /11 Shipping Instruction dan No. Booking Vessel
Customer akan melakukan booking vessel ke Liner atau pelayaran dan pelayaran akan memberikan no vessel ke Customer
Kemudian nomor tersebut akan di kirim ke PT dan setelah No vessel diterima oleh PT, maka PT akan mengeluarkan Shipping instruction dan mengirim Shipping instruction tersebut ke Prinsipal yang akan diteruskan ke Liner (Pelayaran) untuk penjemputan barang
Hal-hal yang harus dicantumkan dalam Shipping Instruction adalah sebagai berikut :
1. Tanggal dan No Shipping Instruction
2. Nama Perusahaan Pelayaran yang ditunjuk (Pelayaran)
3. Nama Eksportir (Pengirim Barang)
4. Nama Importir (Penerima Barang di Luar Negeri)
5. Nama komoditas yang dieksport
6. Jumlah dan jenis pengemas (Jika menggunakan kontainer, maka sebutkan jumlah
kontainer dan ukuran yang diminta)
7. Berat bersih dan berat kotor + kubikasi
8. Pelabuhan muat & pelabuhan bongkar
9. Rencana tanggal export
10. Tanggal suffing (muat barang) dan lokasinya
11. Metoda pembayaran ongkos pengangkutan (dimuka atau kemudian setelah
barang sampai)
12. Catatan lain yang dipandang perlu disertakan
untuk formnya teman-teman bisa cari referansi ditempat lain karena dalam pembahasan ini saya tidak publish
12. Request For Payment
Sebelum barang di jemput pelayaran maka PT akan melakukan pembayaran barang ke Prinsipal dengan meminta kepada pihak bank dari PT tersebut untuk melakukan pembayaran atas PO yang diterbitkan
13. Payment PT
Pihak bank akan segera melakukan pembayaran ke bank prinsipal setelah semua dokumen pendukung perintah pembayaran mereka terima.
Setelah pembayaran selesai dilakukan maka bukti pembayaran barang di email atau fax ke prinsipal sebagai konfirmasi bahwa pembayaran sudah dilakukan
14. Pick Up By Vessel
Setelah pihak prinsipal memberitahukan agar barang bisa diambil, maka pihak pelayaran akan segera menjemput barang tersebut
15. Shipment
Setelah barang selesai di muat maka pihak pelayaran segera mengirimkan barang ke tempat tujuan sesuai shipping instruction
16 Draft B/L
Seiring barang dikirim maka pihak pelayaran akan memasukkan draft B/L (Bill of Lading) untuk di verifikasi
17. Verifikasi Document
Draft BL tersebut di cocokkan dengan L/C dan dokumen lainnya setelah semua sama maka akan diterbitkan document asli dari pihak pelayaran
18. Submit Document Prinsipal
Kemudian semua document asli yang menyangkut dengan pengiriman barang tersebut akan segera dikirim ke PT
19 Submit Document PT
Kemudian PT akan memasukkan semua document ke advising bank
20. Send Document Bank PT
Advising bank akan mengirim document tersebut ke issuing bank
21. Confirmation Bank Customer To Customer
Kemudian issuing bank akan memberikan konfirmasi ke customer bahwa mereka sudah terima document
22. Payment Customer (Finished)
Setelah customer menyetujui semua dokumen maka issuing bank akan mencairkan L/C ke advising bank dan sampai disini pembayaran sudah masuk ke rekening PT dan transaksi pun selesai.
Semoga apa yang saya bagikan dapat bermanfaat bagi teman-teman semua
Terima kasih sudah membacanya....😊😊


